Hmm, kalimat itu yang sempat muncul dipikiran saya beberapa kali belakangan ini (lamunan seorang mahasiswa yang lagi nggak ada kerjaan
). Ya, sejak mempunyai blog ini, baru terasa kalau menulis (untuk dipublikasikan) itu sulit. Kalau dulu, waktu cuma menulis di diary, lah, mau bahasanya campur aduk tiga atau empat bahasa pun nggak masalah. Yang baca kan saya sendiri…orang lain mau pusing juga bodo’ amat. Lagian diary bukan konsumsi publik, kan?
___
Saya merasakan kesulitan pada bagian brainstorming atau pencarian ide.
Terkadang ketika ide, opini berikut fakta-faktanya telah ada dipikiran, tapi begitu di depan komputer, langsung deh tuh, macet..cet..cet.
Bagaimana ya? saya sih inginnya mengungkapkan buah pikiran saya dengan baik atau setidaknya tampak baik.
Hmm, mungkin saya tak bisa dalam sebulan tiba-tiba menjadi orang yang bijaksana. Atau tiba-tiba menjadi ahli dalam teori filsafah hidup. Tapi dengan mulainya saya menulis, kebiasaan lama saya – yang sempat saya lupakan beberapa bulan yang lalu – kembali muncul. Ya, saya sebenarnya suka membaca, entah membaca apa saja, asal saya suka isinya, ya, saya baca.
___
Selain itu, saya juga menemukan beberapa rekan yang ternyata juga hobby surfing di internet dan sepertinya juga memiliki blog. Ada lagi, saya juga jadi tahu banyak tempat browsing yang enak dan murah… ![]()
Apalagi kalau sedang bingung karena tidak ada kegiatan (terutama saat liburan ini), browsing bisa jadi kegiatan mengasyikkan, dan memperbaiki penampakan blog saya (yang masih ancur) ini bisa jadi kegiatan yang menyenangkan.
Hmm, mungkin segala sesuatu memang terasa sulit pada awalnya ya?!
___
Yah harap maklumlah, belum genap sebulan saya mempunyai blog ini…
Tapi dengan pengalaman yang saya peroleh selama pembuatan blog dan pembenahan blog, pastinya akan menjadi pengalaman berharga, dan bisa jadi ini sejarah hidup ya? ha ha ha ![]()
Hmm.. akhirnya, biarlah saya dengan cara menulis yang mungkin masih biasa-biasa saja ini (atau mungkin malah ancur?) tetap bisa eksis di sini.
Eh, habis ini nulis apalagi ya?
tulisan ini udah baik kok, udah tersusun rapi secara alur, tapi masih perlu dirapiin paragrafnya, biar enak di bacanya gak dempet2
eh, iya ya?
terimakasih sarannya ya.. ^_^
*sambil berusaha memperbaiki*
salam kenal, untuk pertama kalinya, mbak..
menurut saya, kalau seandainya mbak Lily memang suka menulis, gak ada salahnya untuk menuangkan tulisan itu di blog ini. Dan gak harus langsung ke depan komputer dan pencet2 keyboard sana sini..
kalau dulu biasanya seneng nulis di diari, saya rasa itu awal yang bagus. bahkan kalau perlu diteruskan, ya teruskan saja. Bedanya sekarang, tulisan di diary itu di publish online di blog mbak yu yang ini.. Gampang kan..
Saya juga seneng nulis ini itu. Ampe hal yang kecil sekalipun ditulis. Nah, ada sedikt tips [*sok banget yah kedengarannya.. maap bila kurang berkenan*] nih. kalau lagi pengen nulis, saya bakalan langsung ambil laptop, and nulis di notepad nya. Nah ntar pas online, saya tinggal publish. Makanya dalam sehari kadang ada beberapa tulisan yang saya posting di blog…
untuk mbak yu lily, kalau lagi mood, langsung ajah tuangkan di kertas atau di komputer. Gak perlu harus langsung di wordpress nya.
kalau saya, selalu ngebawa laptop kemana2, jadi pas lagi pengen nulis, yah tinggal ketik ini itu deh. apalagi kalo lagi duduk2 di kampus, di bawah pohon yang rindang and cukup tua umurnya.. meski takut juga kalau sore2 kesambet setan atau ketemu kuntilanak.. kekekek..
semangat yah mbak yu Lily..
salam kenal, once again..
best regards,
pendatang baru di WP..
Kalau menurut saya sih, tulisan itu adalah ungkapan isi hati… Jadi ya, tuliskan saja apa yang dimau.
Masalah orang lain suka atau tidak… Ada yang pernah bilang, orang lain akan menghargai sesuatu yang lahir dari hati. Jadi, no worry lah…
semoga berhasil!!!!
Tapi ketika ide itu tidak ada nggak usah di paksakan menulis.
masa iya ?
menurutku sih, nggak susyah…
yang susah, bikin tulisan yang bagus!
(karena bagus ngga juga relatif), gimana caranya biar tulisan kita itu ‘dianggep’ bagus oleh sebagian besar khalayak.
aku, secara pemula, jelas tulisan masi ancur gag karu karuan…
btw, bloggin’ for fun ajah…tar lama kelamaan terasah sendiri ko…:-D
tampilannya bagus kok, mbak
*baru belajar*
menulis memang sulit. tapi tiap orang itu punya skill di tempat masing-masing. ada yang pinter nulis puisi, ada juga pinter yang laen…
but dalam blog saya, yg amburadul. saya anggap ga masalah, toh bukan untuk mencari ketenaran…bagi saya blog untuk menghilangkan sisa kemarahan yang menempel di kerah baju saya..
@rickisaputra
he…he pernah coba nulis dikertas, pernah juga langsung nulis di wordpress..dan hasilnya…HAH…bokek!!
@suandana
yup, setuju!!
@danalingga
iya..nggak pernah maksa kok..
@chiw imudz
ah, ini kan cuma pendapat saya, kalau chiw sih udah jago…sih
apa? saya serius nulis blog?
jawab sendiri = nggak mungkin!!
@caplang
wah,salam kenal. sama baru belajar juga
@larashati
wah, mas, masih nyisa dikit tuh di pipi (kemarahannya maksudku)
mencari ketenaran dalam blogsphere? emang bisa ya? *bingung*
sebenarnya sih ada trik yang cukup enak, warisan jaman sekolah dulu: coba pakai kerangka.
kalau ide sudah ada, seharusnya sih nggak susah. misalnya ada ide tentang topik T, terus kembangkan pakai 5W+1H. nggak perlu semuanya sih, kadang sebagian juga sudah mencukupi. poin-poin ini kemudian jadi dasar pembentukan paragraf.
kalau sudah jadi, tinggal poles di bagian awal (untuk menarik pembaca) dan akhir (kesimpulan, biasanya) dan tengah (keterkaitan atau kohesi antar paragraf). teorinya sih begitu, tapi sayangnya tidak selalu semudah yang dibayangkan.
kalau sudah biasa, kerangka biasanya tidak diperlukan lagi sih. jangan lupa proofread untuk memastikan flow dan koherensi dari hasil tulisan. tiga atau empat kali juga nggak masalah, tergantung niat juga sih.
semoga membantu
walah, tenang mbak … sama aja koq, yang penting nulis … gak perlu dipikir bagaimana jadinya, bagaimana bentuknya dan gak perlu jadi beban, … enjoy aja
Saya mah gak pakai teori-teorian, pingin nulis ya nulis, pingin mancing go fishing, hahaha … kompak dulu dong … *tosss*
Selamat menulis
@yud1 dan pak cakmoki
AAAHHHH, makasih (terharu)
sepertinya kalian mengkhawatirkan saya ya ??
*ditimpuk vas, sepatu, bantal, dan kawan-kawannya bantal*
nasehat kalian akan selalu saya ingat,,
sebenarnya ya kalau tau keadaan saya saat ini mungkin kalian akan menimpuk saya dengan lebih banyak barang
*sedang berusaha berlindung dari amukan*
btw, jangan kapok menasihati saya ya,,maklum saya masih udik
terimakasih-terimakasih
*sambil nunduk-nunduk*
Lam kenal
kalau dipikiran aja banyak ide tapi begitu dikomputer….jreeeng…langsung ilang.
saya pun kesulitan mo nulis apa di blogku. yang ada ya tulisan yang ancur2an bahasanya, hehehe…
*baca komen Yudi*
Hikss,, Ma ga pernah se-rapih itu,,
@miskan
sama mas. ayok deh kita sama-sama berusaha …jangan menyerah…*sambil makan es cendol*
eh btw kok nggak ada URL-nya mas?
@mbak ma yg lagi seneng banget
no comment
kalau aku yang males tuh ngetiknya………nulisnya sih mudah……..
asal ada kertas n pensil jadi deh
Yang pasti, pada akhirnya menulis sangat mudah, dan … memudahkan.